Pidato Selengkapnya

16-02-06 10:56

PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN (PUSDIKLAT) MIGAS DEPARTEMEN ESDM CEPU DI CEPU


SALINAN REKAMAN SAMBUTAN WAKIL PRESIDEN RI DALAM RANGKA KUNJUNGAN KE PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN (PUSDIKLAT) MIGAS DEPARTEMEN ESDM CEPU DI CEPU BLORA JAWA TENGAH

Bismillahirahmaanirahiim
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih atas kehadiran kita semua disini, untuk melihat Akademi MIGAS ini, akademi yang mempunyai potensi besar untuk para mahasiswa yang sekolah di sini dan menjadi harapan kita semua.
Kedua tadi sudah dijelaskan dan sudah berkali kali-kali kita dengar bahwa sejak tiga tahun lalu pertanyaan tentang kapan dimulainya Proyek Blok Cepu ini. Sebenarnya saya tidak enak juga bicara di sini dengan teman-teman, karena semua tahu permasalahannya adalah tinggal menunggu putusan.

Sebelum saya ke sini, Bapak Presiden meminta saya agar meninjau kemajuan Blok Cepu dan menyampaikan bahwa minggu depan atau bulan ini Proyek Blok Cepu ini harus sudah jalan. Di sini ada Menteri ESDM, Menteri BUMN, Dirut Pertamina dan Exxon, semua harus sejalan dalam menindak lanjuti perintah tersebut.

Saya sering membayangkan, kalau sekiranya tiga tahun yang lalu proyek ini telah berjalan, tentu kita tidak akan menghadapi krisis BBM seperti ini. Apakah kita harus menambah beberapa bulan atau beberapa tahun lagi untuk menghadapi kesulitan seperti sekarang ini?

Agar tidak panjang lebar, karena masalahnya sebenarnya sederhana saja yaitu disamping kita ingin segera berproduksi, juga ada suatu potensi nasional yang harus dikembangkan. Tentu saja Exxon dengan Pertamina harus kooperatif untuk mencapai suatu tujuan objektif, ialah produksi naik dan potensi nasional juga berjalan, fungsinya maupun potensi SDM-nya semua harus jalan, technicality harus meningkat. Akan sangat tidak bagus apabila berbulan-bulan secara teknis hal ini tidak jalan. Oleh karena itu kepada Pak Menteri ESDM dan Menteri BUMN agar segera mengambil alih persoalan ini agar segera jalan. Kalau tidak diambil alih, maka menimbulkan ketidakpastian yang terus menerus, tidak mungkin negeri ini dibiarkan seperti ini. Perlu satu patokan, national interest harus jalan, dan national interest menyangkut dua hal yaitu bagaimana produksi dan bagaimana potensi dapat berjalan secara bersama-sama, supaya kita jangan terus menerus berada di bawah ketidakmampuan.

Kalau national interest terpenuhi berarti disamping national interest jalan, pendapatan juga terpenuhi. Selama pendapatan masih terpenuhi berarti tidak ada lagi masalah pokok yang kita ragukan. Tapi perlu dipahami juga, dan saya rasa Exxon juga akan memahaminya, I am being told by The President before come here, that the President asked me to see what happen in here and the project should be started next week. The government should have natural resources, income, and technology to be invested and participated for local interest should be. I don?t know how to formulate it, but the agreement should be formulated in a week. That?s why The President asked to the ministers to check over the problem, to overcome problem in a year so the country will get national interest, not only income but also national participating on technology for the shake of the people. I am here because we want cooperation, with all the parties related.
Ini masalah kita dan saya minta diselesaikan dalam waktu satu minggu ini persoalannya diselesaikan dan jangan lagi tertunda, karena untuk sekian lama telah tertunda dan semakin tertunda maka semakin rugilah kita semua, dan apabila makin tertunda tentu Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur Jawa Timur dan seluruh rakyat di sini juga semakin terlambat menerima hasilnya.

Jadi, urgensinya jangan hanya pikirkan kepentingan di sini, tapi pikirkan rakyat yang berjajar di jalanan itu, yang mengharapkan hasil lebih daripada project ini, yang mengharapkan bagi hasil dari usaha ini. Lihatlah rakyat yang antri minyak tanah. Karena kita tidak mempunyai minyak tanah lebih banyak maka terpaksa kita impor dengan harga mahal dan ternyata rakyat masih antri juga. Kita juga harus melihat dari sisi kepentingan itu.
Teman-teman Pertamina dan juga teman-teman Exxon, tolonglah untuk mengerti, tolong dipahami kondisi ini. Perlu dicari jalan keluarnya dan jalan keluarnya harus selesai dalam bulan ini, dan untuk itu saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.