Berita Selengkapnya

07-06-09 10:05

Tak Lagi Golput, Tapi Dukung JK-Wiranto



Siapa yang tidak mengenal sosok Sujiwo Tedjo. Pria bernama lengkap Agus Hadi Sudjiwo. Lahir di Jember, Jawa Timur, 31 Agustus 1962. Ia adalah seorang
budayawan Indonesia. Ia adalah lulusan dari ITB. Sempat menjadi wartawan di
harian Kompas selama 8 tahun, lalu berubah arah menjadi seorang penulis,
pelukis, pemusik dan dalang wayang.
Selain itu ia juga sempat menjadi sutradara dan bermain dalam beberapa film
seperti Janji Joni dan Detik Terakhir. Selain itu dia juga tampil dalam drama
teatrikal KabaretJo yang berarti "Ketawa Bareng Tejo".
Dalam aksinya sebagai dalang, dia suka melanggar berbagai pakem. Seperti
Rahwana dibuatnya jadi baik, Pandawa dibikinnya tidak selalu benar dan
sebagainya. Ia sering menghindari pola hitam putih dalam pagelarannya. Lantas, bagaimana dengan sikap terbuka dan tegas "Sang Dalang" untuk mendukung JK-Wiranto pada Pilpres mendatang?.
Saat nonton bareng film parodi politik 'Capres' di X Plaza, bersama Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah wartawan, Sujiwo Tedjo secara tegas mengatakan,  "Sejak saya memiliki hak pilih, saya selalu memilih untuk GOLPUT. Kenapa???, karena saya muak dengan kemunafikan". Tahun ini, penganut GOLPUT sejati ini akan mengakhiri komitmennya untuk GOLPUT. Kenapa???, karena sosok Jusuf Kalla.
Itu berarti, Pilpres tahun ini akan menjadi kesempatan pertama baginya untuk
menggunakan hak suaranya sebagai warga Negara.
Yang jelas, Sujiwo Tedjo telah melanggar komitmennya selama ini untuk selalu
bersikap GOLPUT dengan menyatakan secara lantang akan mendukung
JK-Wiranto.
Kendati tak merinci alasannya, namun sepintas, Sujiwo Tedjo melihat hadirnya
Jusuf Kalla sebagai Capres bersama Wiranto pada Pilpres 2009 mendatang, bisa menjadi salah satu pilihan untuk merubah nasib bangsa ini. Bisa dibayangkan, angka Golput pada pemilu legislatif lalu mencapai 40 persen. Boleh dibilang menjadi pemenang pemilu. Sekarang, khususnya pada Pilpres, 8 Juli mendatang. (din)